Kekalahan terbesarku adalah menaruh sepenuhnya hatiku terhadapmu.
Menjadikan dirimu sebagai pusat hidupku,
Menaruh dirimu di sebagian harapan untukku menjalani hidup.
Dan kekalahan terbersarku adalah merindukanmu.
Tetap merindukanmu....
Aku dengan kesadaran penuhku tetap merindukanmu, meskipun kamu sudah menghilang sebagai uap air.
Aku dengan kesadaran penuhku tetap merindukan mu, meskipun kamu sudah menjadi buih dilautan.
Dan aku dengan kesadaran penuhku tetap merindukanmu meskipun kamu berjalan menjauh dariku.
Hidupku...
Tak pernah menjadi miliku sepenuhnya sekarang.
Kamu membuatnya begitu.
Kamu membuatnya menghilang.
Kamu membuatnya tidak utuh.
Terimakasih...
Aku harap tuhan selalu ada bersama mu
Dan aku tidak akan meminta tuhan untuk menghapus kamu di dalam bayanganku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar